https://azzamganteng-gac.blogspot.com/

Jumat, 02 September 2022

 

Kucing bertelur, ikan beranak itu mustahil. Kucing makan ikan, telur dan anak kucing, bisa jadi

Bandarlampung — Kebencian merupakan hal yang merusak suatu kedamaian, keindahan lingkungan dan alam dapat dinilai dari segi keadaan dan seisinya yang tentram serta damai. Membenci itu diperbolehkan seperti membenci hal-hal keburukan dan kemungkaran.

Takdir Allah adalah takdir yang mutlak dan tidak bisa dikomentari. Takdir Allah ada dua macam, takdir yang bisa dirubah dan tidak bisa dirubah. Takdir yang tidak bisa dirubah ialah Kelahiran atau kehidupan dan Kematian. Takdir yang bisa dirubah adalah Rezeki, jodoh dll.

Rezeki bisa berubah dimana kita selalu berusaha dan berdoa, jika kita hanya pasrah dan diam saja, dari mana rezeki datang. “Kita tidak meminta saja, Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan, apalagi kita berusaha dan berdoa (meminta) mendekatkan diri kepada Allah,rajin beribadah atau bertaqwa kepada Allah SWT, pasti Allah memberikan yang lebih diluar dugaan kita”. Begitupun jodoh, meluluhkan dambaan hati kita adalah berdoa kepada Allah dan selalu berusaha. “Kita tidak meminta saja, banyak lawan jenis yang menerima kita, apalagi kita berusaha dan berdoa kepada Allah”.

SP — Shafpro99 merupakan tim yang beranggotakan orang-orang pilihan berkapasitas luar biasa. Tim ini terbentuk berawal dari rekan sekelas di bangku kuliah yang sejatinya mereka adalah sahabat. Wahyu, Nur Rahman, Khairul Amin, Fajar Fachrurrozi. Dan mereka masih membutuhkan anggota untuk tujuan dan suatu program yang mereka impikan. Kebetulan Nur Rahman memiliki kakak kandung yang bisa di andalkan untuk bagian Designer Graphic (Ahmad Sugiarto), serta Mereka merekrut teman yang berbeda jurusan yaitu Prodi Sistem Informasi yaitu Marpita. Selain itu ada nama Erni Sriwahyuni yaitu adik tingkat prodi Teknik Informatika.

Sahabat yang benar-benar sahabat tidak akan meninggalkan kita disaat terpuruk atau jatuh. Mereka selalu ada untuk kita kapanpun dan dimanapun. Sahabat selalu tanpa pamrih.

Disini kita ambil contoh persahabatan dari Ahmad Sugiarto. Ia memiliki teman yang sangat banyak, karena ia supel, mudah bersosialisasi dan sangat aktif. Ia memiliki sahabat sejak duduk di bangku SMP, bahkan teman-teman yang sangat dekatpun cukup banyak, seperti Mahmudi, Sutris, Budi Utomo. Mereka selalu bersama dan berkumpul di sekolah maupun libur sekolah. Bahkan saat kelas 3 SMP pun sempat berpacaran dengan akrabnya kumpul bersama pacar tetap bersama. Bisa dikatakan empat pasang sejoli.

Saat dibangku SMK ia sama sekali tidak pacaran, namun lebih tepat fokus sekolah dan belajar. Sahabat dikala SMK ialah Teguh Hardiyanto, Khoirudin Permadi, Deni Saputra, M. Huda dan lainnya, karena ia akrab dengan semua teman sekelasnya bahkan kakak kelas dan juga teman jurusan Otomotif. Dibangku SMK ia mengambil Prodi Multimedia. Ia sangat dekat dengan Deni Saputra dan Teguh Hardiyanto dan Huda. Setiap berangkat sekolah maupun pulang sekolah ia selalu berangkat bersama dengan huda. Persahabatan itu terus berlangsung sampai saat ini meskipun mereka sibuk dengan pekerjaan dan kegiatannya masing-masing.

Disaat ia melanjutkan ke jenjang bangku perkuliahan, sahabatnya pun cukup banyak dan yang paling dekat ialah teman sekelasnya. Seperti Ahmad Zakaria, Rohilin, Lukman Maulana dan Reffan Dwi Susilo. Sahabat selalu bersama dalam keadaan apapun, Lukman dan Reffan selalu belajar dab bermain bersama dengan Ahmad Sugiarto. Sahabat terdekat ialah Lukman dan Reffan yang saat itu mereka selalu akrab dan tidak pernah bertengkar. Terkadang sesekali mereka salah paham, namun mereka kembali akrab dan hanya sesaat terjadi kesalahpahaman. Sampai mereka menempuh perkuliahan yang mengulang di semester delapan dan skripsi bersama. Akan tetapi karena keteledoran Ahmad, Lukman dan Reffan bisa wisuda bersama namun Ahmad belum atau tertinggal. Sekarang mereka semua sibuk dengan pekerjaan, kegiatan dan keluarga masing-masing.

Untuk persahabatan dalam kegiatan organisasi ia memiliki cukup banyak orang terdekat. Dari rekan seangkatan, adik tingkat (junior) maupun kakak tingkat (senior) di organisasi. Sahabat seangkatan saat ini Seperti Yundi Esa, Akta Ristama, M. Arrofi, Kurnia Widianti, Aji Yusuf, Faisal, Yusep Febriansyah dan juga maulidiah. Senior terdekatpun juga cukup akrab dan mereka saling perduli serta saling membantu, seperti Bang Habib, Bang Kahfi, Bang Uwi, Bang Rian dan senior lainnya.

Persahabatan yang sangat solid merupakan persahabatan yang cukup lama dan pernah bertengkar atau salahpaham. Sahabat yang sudah cukup lama bahkan sejak kecil ialah M. Samsul Huda, Lian Safrudin, Ridho Dinata, Adi Syaputra, dan saudaranya Imam Mualimin.

Saat ini orang terdekatnya ialah Dion Alfarizi, Yundi Esa, Yusep Febriyansah, Nur Rahman, Wahyu Ramadhan, M. Aroffi, Adi Saputra, Bang Cut Habibi, Kurnia Widianti, Monica Amelia, Octaliana, Khairul Amin, M. Samsul Huda, Lian Safrudin dan juga teman-teman kuliahnya Nur Rahman.

Merekalah yang saat ini selalu ada dan selalu membantu, mereka berkontribusi dalam kehidupannya. Tapi jangan pernah melupakan sahabat lama, mereka sudah pernah mewarnai hidup kita juga. Mereka semua sahabat terbaik.

Mereka keluarga, mereka saudara, teman sudah seperti keluarga. Sahabat dengan rasa keluarga sangat sulit dicari, jika pasangan atau pacar sangatlah mudah, namun yang benar-benar kita cintai dalam doa untuk keseriusan memang sulit dicari, siapapun dia, sebutlah namanya dalam selah-selah doa setelah sholat kita. Untuk saat ini yang ada dihati adalah Monica, semoga terbaik dan terakhir.

Utamakan persahabatan, teman nomor satu. Perbanyak silaturahmi dan jangan pernah putus komunikasi. Allah lebih mengerti kebutuhan kita.(BG)

DIPOSKAN PADATAK BERKATEGORI

Nilai Kuliah Bagus Atau Pengalaman Berorganisasi

Bagaimana pendapat anda? Lebih penting Nilai kuliah bagus dan wisuda cepat atau sesuai target atau Kuliah dengan Fokus bekerja serta Organisasi meskipun wisuda terlewat batas seperti bagaimana ketentuan Kampus?

Disini kami memberi saran kepada teman. meskipun berbeda kepala, berbeda pula pemikiran dan pendapat.

Menurut kami, jika dari pertanyaan diatas itu sama pentingnya. Tapi kuliah dengan di imbangi organisasi itu jauh lebih bermanfaat, karena di dunia kerja setelah kita wisuda yang ditanyakan saat interview atau wawancara adalah Seberapa lama dan Pengalaman anda Bekerja serta Berorganisasi, bukan berapa nilai anda.

Dan manfatnya juga kita rasakan setelah terjun atau masuk kedunia organisasi maupun lapangan kerja, seperti : Banyak saudara, Teman, Adik-adik serta abang-abang ditempat kita bernaung atau instansi apapun itu serta memiliki link dan peluang kerja dengan memperbanyak komunikasi ataupun silaturahmi. Disitulah kelebihannya, seperti semboyan ” Banyak teman, banyak rezeki”.

Percaya tidaknya tergantung masing-masing yang menjalani, tetapi kebanyakan pribadi sudah merasakan akan hal itu.

Janganlah dulu terlalu serius dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis, jalani saja seperti apa adanya. Jika usia kematangan dan jasmani maupun rohani sudah siap, silahkan jalin keseriusan tersebut.

Sukses kita yang mentukan, meskipun Allah yang mengatur, bukan berarti kita tidak berusaha. Lakukanlah dengan Doa serta Usaha. Sedikit atau sekali saja anda mengikuti rasa malas, akan terbuang seratus peluang sukses kita.

Semoga bermanfaat.

By : GAC

Mental dan Nekad adalah kunci keberhasilan untuk menuruti rasa ingin belajar dalam segala hal

 

Mental dan Nekad adalah kunci keberhasilan untuk menuruti rasa ingin belajar dalam segala hal

UBandarlampung — Belajar adalah pembiasaan yang awalnya kita belum terbiasa. Kunci berhasil untuk belajar apa yang kita inginkan adalah Mental, nekad, terus-menerus, dan juga niat.

Seperti contoh kita belajar mengendarai mobil. Pertama kali saya belajar mobil yaitu bersama paman (adik kandung Alm. Ibu saya), belajar dilapangan sepak bola, belajar maju, mundur, dan muter-muter. Setelah belajar dengan paman, saya belajar dengan sahabat saya (Samsul Huda). Belajar dijalan raya, putar balik dan parkir. Lalu saya nekad dan memberanikan diri mengendarai mobil dari Bandarlampung sampai pringsewu bersama teman-teman Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dan seterusnya. Sehingga bisa selancar saat ini.

Keluarga adalah segalanya. Tanpa mereka apalah daya kita, support dan doa mereka yang membuat kita sukses dan optimis menjalani detik-detik kegiatan dan pekerjaan.

Sukses kita yang menentukan.

DIPOSKAN PADATAK BERKATEGORI

Guru terbaik adalah Pengalaman

Bandarlampung — pada tahun 2016, saya pernah merasakan menjadi penanggung jawab atau koordinator Kelompok (Korkel) atas seluruh mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang sedang melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MAN 2 Bandarlampung, Garuntang.

Selain menjadi Korkel, saya juga belajar langsung atau terjun kelapangan menjadi Guru Pendidikan Agama Islam, mengajar di MAN 2 Bandarlampung dari kelas X-XII.

Bahagia dan tegang kami rasakan bersama, bertemu dan belajar bersama adik-adik MAN 2 Bandarlampung.

Setidaknya meskipun saya mengajar kurang maksimal dan penuh dengan kekurangan dari cara penyampaian, fisik, penampilan, kedisiplinan, dan juga materi, saya sudah senang merasakan salah satu menjadi guru PPL favorit dari adik-adik MAN 2 Bandarlampung.

Dengan keberanian menjalankan amanah sebagai korkel, saya terkadang khilaf dengan sedikit mengeluh, namun hal tersebut ialah pengalaman berharga dan terbaik kami semua. Akrab dengan semua guru dan adik-adik MAN 2 Bandarlampung. Setiap hari jumat saya tidak ada jam, maka dari itu saya selalu olah raga bermain Badminton bersama dewan guru.

Kami belajar mengajar selama lebih kurang 2 bulan. Dengan waktu yang sebentar kami sudah sangat bahagia bisa memanfaatkan waktu tersebut, karena waktu yang sangat berharga.

MANA YANG BERMANFAAT ANTARA EMAS ATAU TANAH ?

 

Bermanfaat

Bandarlampung — Emas berkata pada tanah “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, nilai tak setinggi aku, apakah engkau memiliki cahaya mengkilat seperti aku…??? Apakah engkau berharga seperti aku…???

Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “aku bisa menumbuhkan bunga, buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain. Bisa menahan banginan sampai 60-100lt. Semaunya sekuatnya manusia, bisa menahan japan tol, bandara, pelabuhan, bisa jadi alas pesantren, sekolah, madrasah, kampus dan lainnya…???

Emas pun terdiam seribu bahasa.

Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan, tetapi tidak bermanfaat bagi sesama.

Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membant apalago peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan dan siap membantu kapanpun dan dimamapun.

Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar manfaat kita bagi orang lain.

Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar-benar bernilai.

Apalah gunanya kesuksesan bila itu tidak membawa manfaat bagk kita, keluarga, orang terdekat dan orang lain.

Apalaj arti kemakmuran bila tidak berbagi pada yang membutuhkan. Karena hidup adalah proses, ada saatnya kita memberi dan ada saatnya kita menerima.

Tak selamanya kita diatas, hidup sudah pasti ibarat Kita mendaki gunung, setelah kita naik dan mencapai posisi diatas, pasti kita akan kembali turun. Statistik itu mutlak, dengan grafik naik turun.

Hidup itu harus bermanfaat, jangan merugikan. Apapun itu yang kita lakukan, harus dengan hati yang ikhlas.

Kita bisa membohongi satu orang secara bertubi-tubi dan terus-menerus, bahkan menguasai yang kita kehendaki. Namun kita tidak bisa membohohong banyak orang untuk tetap berada di sekitar kebohongan tersebut. Positif kita akan pergi dan menghilang setelah membohongi banyak orang.

Terkadang kita melakukan seribu perbuatan yang baik dan bermanfaat, tetapi hilang seketika karena 1 kesalahan dan satu kali kekecewaan atau tidak berkontribusi. Janganlah heran dengan hal tersebut, kita masih banyak orang terdekat yang benar-benar memahami dan selalu ada buat kita.

Jangan pernah mengecewakan seseorang yang telah berkorban dan berkontribusi kepada kita. Sekali kebohongan, selamanya sulit untuk dipercaya dan butuh bukti setiap tindakan.

Dalam hadits gambar diatas, bisa kita anggap saling bermanfaat dan berkontribusi. Hiduplah seperti itu. Jangan suka menggenggam tangan erat-erat, terbukalah. Guna tabungan di dunia maupun akherat.

Anggaplah semua sama, karena di mata Allah SWT kita semua sama, dari yang kaya sampai yang miskin. Yang mengukur derajat kita adalah akhlak dan taqwa kita kepada Allah SWT.

Sukses kita yang menentukan.

Editor : BG

Sumber : Khairul Amin