https://azzamganteng-gac.blogspot.com/

Jumat, 02 September 2022

Mental dan Nekad adalah kunci keberhasilan untuk menuruti rasa ingin belajar dalam segala hal

 

Mental dan Nekad adalah kunci keberhasilan untuk menuruti rasa ingin belajar dalam segala hal

UBandarlampung — Belajar adalah pembiasaan yang awalnya kita belum terbiasa. Kunci berhasil untuk belajar apa yang kita inginkan adalah Mental, nekad, terus-menerus, dan juga niat.

Seperti contoh kita belajar mengendarai mobil. Pertama kali saya belajar mobil yaitu bersama paman (adik kandung Alm. Ibu saya), belajar dilapangan sepak bola, belajar maju, mundur, dan muter-muter. Setelah belajar dengan paman, saya belajar dengan sahabat saya (Samsul Huda). Belajar dijalan raya, putar balik dan parkir. Lalu saya nekad dan memberanikan diri mengendarai mobil dari Bandarlampung sampai pringsewu bersama teman-teman Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dan seterusnya. Sehingga bisa selancar saat ini.

Keluarga adalah segalanya. Tanpa mereka apalah daya kita, support dan doa mereka yang membuat kita sukses dan optimis menjalani detik-detik kegiatan dan pekerjaan.

Sukses kita yang menentukan.

DIPOSKAN PADATAK BERKATEGORI

Guru terbaik adalah Pengalaman

Bandarlampung — pada tahun 2016, saya pernah merasakan menjadi penanggung jawab atau koordinator Kelompok (Korkel) atas seluruh mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang sedang melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di MAN 2 Bandarlampung, Garuntang.

Selain menjadi Korkel, saya juga belajar langsung atau terjun kelapangan menjadi Guru Pendidikan Agama Islam, mengajar di MAN 2 Bandarlampung dari kelas X-XII.

Bahagia dan tegang kami rasakan bersama, bertemu dan belajar bersama adik-adik MAN 2 Bandarlampung.

Setidaknya meskipun saya mengajar kurang maksimal dan penuh dengan kekurangan dari cara penyampaian, fisik, penampilan, kedisiplinan, dan juga materi, saya sudah senang merasakan salah satu menjadi guru PPL favorit dari adik-adik MAN 2 Bandarlampung.

Dengan keberanian menjalankan amanah sebagai korkel, saya terkadang khilaf dengan sedikit mengeluh, namun hal tersebut ialah pengalaman berharga dan terbaik kami semua. Akrab dengan semua guru dan adik-adik MAN 2 Bandarlampung. Setiap hari jumat saya tidak ada jam, maka dari itu saya selalu olah raga bermain Badminton bersama dewan guru.

Kami belajar mengajar selama lebih kurang 2 bulan. Dengan waktu yang sebentar kami sudah sangat bahagia bisa memanfaatkan waktu tersebut, karena waktu yang sangat berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar