Kekeluargaan Kuda Liar, Kuda Ganas dan Kuda Jinak.

Bandarlampung — Trio BAT merupakan pemuda yang berada satu atap diperantauan. Mirip tapi tak sama. Kami bertiga keluarga kocak. Kami Mahasiswa. Kalimat BAT diambil dari kata-kata Batang yang artinya bangkai atau batang pohon. Kami bertiga bertemu belum lama tapi sudah seperti saudara. Terbuka, simple, jujur, saling berkontribusi dan peduli. Perkenalkan nama kami :
1. Ahmad Sugiarto
2. Nur Rahman
3. Dion Alfarizi
Pemuda itu harus gila. Bukan gila stres, tapi gila dalam hal positif. Seperti gila bertindak, gila berfikir, gila keadaan, gila kesempatan, gila jabatan, gila prestasi, gila keberanian, gila bersahabat, gila bersilaturahmi, gila cinta, gila benci, gila resiko, gila amanah, gila berjuang, gila berbagi, gila menolong, gila kerjasama, gila bijaksana, gila harmonis, gila tatakrama, gila cita-cita, gila belajar, dan gila lainnya. Ingat sekali lagi, gila tersebut dalam hal positif, bukan negatif. Kita bisa berfikir seperti apa macam-macam gila tersebut dalam hal positif.
Ahmad Sugiarto
Merupakan pemuda yang berusaha untuk lebih baik dan lebih sukses. Saya lahir pada tanggal 26 Juni 1992, di Sragen, Jawa Tengah. Alamat asal Desa Dayamurni, Kec. Tumijajar, Kab. Tulang Bawang Barat. Saat ini tinggal di Jl. Dempo 3, No. 50, Kel. Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Saya “Ahmad Sugiarto” akan menceritakan secara details yang saya ketahui tentang kami bertiga. Maka artikel ini cukup panjang nantinya.
Saya mengawali pembelajaran yang sangat berharga dimulai saat duduk di bangku SMK Muhammadiyah Tumijajar. Banyak pelajaram yang saya rasakan dan hal tersebut sangat luar biasa. Kita ceritakan dari hal terkecil. Saya pernah menjadi ketua di TPA Al-inayyah saat masih mengaji tak jauh dengan rumah. Dijaman itu saya sudah pernah merasakan gila (gila jabatan, gila resiko, gila tindakan, gila berfikir, gila amanah, dan lain sebagainya).
Selain itu di TPA tersebut ada pembelajaran Pengobatan, Tenaga Dalam, dll. Nama organisasi tersebut Jasroh Banten. Di Jasroh Banten pun saya diberi amanah oleh guru serta teman-teman untuk menjadi ketua. Usia kami di Jasroh beraneka ragam, dimulai dari usia 13 -16 tahun. Dengan kelabilan yang mutlak banyak resiko harus saya terima dan hadapi, dari berbagai masalah dan pujian telah saya rasakan. Jasroh Banten sempat berhenti selama setahun pada tahun 2007. Pada tahun 2008 saya, Ahmad Robiis, Imam Mualimin, Nur Rahman, Yusron, Yusuf, Dani, Ndaru Triyanto, Reynaldi Putra Diwara, dan rekan-rekan lainnya.. Setelah itu berlangsung dengan lancar dan baik sampai tahun 2014. Saya dan Nur Rahman berlatih selama 3 tahun dan pada tahun 2011 sampai 2013 selama 2 tahun kemudian membantu abah Alm. Yusuf Sutisna mengajar atau melatih anggota baru..
Namun Jasroh kembali berhenti pada tahun 2015 setelah 2013 saya berhenti membantu ngajar di Jasroh Banten. Pada tahun 20013 -2015 Jasroh Banten dilanjutkan oleh saudara Ahmad Marzuki, Epah, dkk. 2015 Jasroh Banten tidak ada aktifitas apapun untuk penerus anggota, atau vakum kembali.
Jika saya dan adik saya Nur Rahman tidak Kuliah, pasti kami yakin Jasroh masih berlangsung hingga detik ini.
Selain itu pelajaran yang sangat berharga pada tahun 2010 juga saya dan teman-teman multimedia serta teman jurusan lain mendirikan PMR Wira di SMK Muhammadiyah Tumijajar.
Pada tahun 2012 saya menjadi Tenaga Sukarela (TSR) di PMI cabang Kab. Tulang Bawang Barat. Selain itu pada tahun 2012-2015 saya melatih atau mengajar Ekskul PMR di beberapa sekolah bersama adik saya Nur Rahman yaitu : SMK N 1 Tulang Bawang Tengah, SMP N 2 Tumijajar, SMP N 1 Tulang Bawang Udik, SMP N 4 Tulang Bawang Unik, SMK Muhammadiyah Tumijajar.
Selain sebagai Pendiri PMR Wira SMK Muhammadiyah Tumijajar, saya dan rekan-rekan alumni beserta anggota PMR Kmushada yang aktif (Hanif delfandi dan Diana Sari) didampingi oleh senior, pembina ataupun kakak kami (M.Ali Nurdin) mendirikan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) Kmushada. Pada kesempatan tersebut saya diberi amanah dan dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Alumni PMR Wira Kmushada, yang di ketuai oleh Fariz Dwi Kuncoro, Wakil Ketua Hanif Delfandi, Bendahara Yani dan Radita.
Pada tahun 2015 saya mengikuti Diklatsar (Pendidikan dan Latihan Dasar) Korps Sukarela ( KSR ) Angkatan ke 17 UKK KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung, UKK adalah Unit kegiatan Khusus, atau organisasi Intra kampus. Pada angkatan 17 saya menjadi wakil ketua angkatan 17. Banyak pelajaran yang luar biasa dapat di petik dari UKK KSR PMI tersebut. Selain belajar berorganisasi dan bersosial di Organisasi Luar kampus, UKK KSR PMI juga sangat berhaga dalam pembelajaran menjadi pribadi yang lebih baik.
Belum genap setahun saya menjadi anggota UKK KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung, pada tahun 2016 saya memberanikan diri menjadi Ketua Pelaksana dalam event atau acara terbesar dan menantang, yaitu Gladian Relawan ke-VI KSR PMI Unit Perguruan Tinggi Se-Indonesia. Pada acara tersebut sangat bangat lika-liku, susah, senang dan berbagai rasa tercampur aduk. Acara tingkat nasional tersebut di hadiri oleh peserta yang beraneka ragam, suku, ras dan karakter yang berbeda, dari Provinsi Aceh, Makasar hingga Jawa Timur.
Setiap UKK KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung, saya kerap sekali di tunjuk menjadi Panitia Inti atau Koordinator Seksi panitia. Seperti Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PDK) pada tahun 2018 saya menjadi Ketua Pelaksana. Bahkan saat Diklatsar Angkatan ke-20 pada tahun 2018-2019 saya di berikan amanah untuk mengisi Materi PBT (Pasang Bongkar Tenda).
Selain itu, UKK KSR PMI Unit UIN Raden Intan Lampung juga memiliki suatu wadah atau lembaga berkumpulnya dan pengabdian kepada masyarakat para Alumni, yang bernama IKRAR (Ikatan Relawan Alumni Raden Intan). Resmi pada tanggal 26 Desember 2018 telah dilantik para jajaran pengurus dan anggota sebagai DPP IKRAR (Dewan Pengurus Pusat Ikatan Relawan Raden Intan) Provinsi Lampung Periode 2018-2021. Selaku panitia Pelantikan DPP IKRAR, Yusep Febriyansah, Ketua Pelaksana dan saya sebagai Sekretaris Pelaksana berusaha dengan baik supaya terlaksana acara tersebut. Dalam hal itu kembali para abang-abang mempercayai dan memberikan amanah kepada saya untuk menjabat sebagak Wakil Sekretaris Umum III. Yang diketuai oleh Kahfi, Sekretaris Umum Cut Habibi dan bendahara Umum Uhibbuddin Al Haqq.
Saat ini saya masih menjadi pengurus di suatu perkumpulan atau Tim yang bernama Shafpro. Sebagai Sekretaris. Shadpeo merupakan tim IT dengan berbagai keahlian seperti Design Web, Blog, Kodding, Bisnis, Hardware, Software, dan juga Design Graphic. Tim Shafpro merupakan inisiatif dari adik saya Nur Rahman, ia mendirikan tim ini dengan rekan-rekan sekelas di kampusnya.
Masih banyak lagi pengalaman dan pembelajaran yang saya lalui, tapi lebih banyak gudang ilmu lagi diluar sana. Berproses tidak cukup sekarang, terus berproses.
Saat ini pun saya masih berusaha berproses untuk lebih baik dan terus berusaha. Sebentar lagi saya di angkat menjadi Wakil Sekretaria Partai Garda Bangsa atau anaknya partai PKB.
Saya berprinsip bagaimana caranya adik-adik kandung maupun adik angkat seperti dion dan lainnya bisa lebih sukses dari pada saya. Saya termasuk orang yang gal. Saya bersyukur adik saya Nur Rahman bisa menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi Informatika. Dan jangan sampai Nur dan Dion telat wisuda, mereka harus lebih sukses dalam nilai kuliah maupun organisasi untuk kematangan dalam pengalaman dan juga kestabilan tingkat emosional.
Kali ini dion harus lebih sukses dan bisa mengikuti jejak Nur. Dion bisa dan berpotensi. Saya tidak akan pernah lelah untuk selalu membantu mereka dan terus memotivasi mereka.
Proses – Usaha – Doa tidak akan menghianati Hasil meskipun Pilihannya adalah Resiko / Rezeki. Terus berusaha, sukses kita yang menentukan.
Nur Rahman
Merupakan Laki-laki yang tegas, disiplin, dan baik. Meski terkadang sedikit labil tapi cukup tegas dalam mengambil keputusan dan suatu rencana. Ia lahir pada tanggal 26 Februari 1995, di Sragen, Jawa Tengah. Alamat asal Desa Dayamurni, Kec. Tumijajar, Kab. Tulang Bawang Barat. Saat ini tinggal di Jl. Dempo 3, No. 50, Kel. Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Saat ini ia masih menjadi pengurus di suatu perkumpulan atau Tim yang bernama Shafpro. Sebagai Ketua Tim. Shafpro merupakan tim IT dengan berbagai keahlian seperti Design Web, Blog, Kodding, Bisnis, Hardware, Software, dan juga Design Graphic. Tim Shafpro merupakan inisiatif dari adik saya Nur Rahman, ia mendirikan tim ini dengan rekan-rekan sekelas di kampusnya. Bersama Wahyu Ramadhan, Fajar Fachrurrozi, Khairul Amin, Ahmad Sugiarto dan Fahry Kasmara Adden, Erni Sriwahyuni, Marpita.
Prestasi yang gemilang telah banyak diraihnya. Dari jaman dia masih duduk di bangku SMP N 1 Tumijajar, ia selalu mengikuti perlombaan pada ekskul PMR. Dan selalu mendapatkan juara. Kurun waktu saat ia duduk dibangku SMK, ia juga mendirikan PMR di SMK N 1 Tulang Bawang Tengah. Di SMK N 1 TBT ia mengambil konsentrasi atau prodi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan).
Selain itu pada tahun 2012 sampai 2015 ia membantu mempertahankan PMR Wira Kmushada, dan kami melatih PMR Kmushada SMK Muhammadiyah Tumijajar, dan 5 sekolah di Tulang Bawang Barat, seperti SMK N 1 Tulang Bawang Tengah, SMP N 2 Tumijajar, SMP N 1 Tulang Bawang Udik, SMP N 4 Tulang Bawang Unik, SMK Muhammadiyah Tumijajar. Namun 5 sekolah tersebut ia lepas karena melanjtukan kejenjang yang lebih tinggi atau kuliah pada tahun 2015 sampai saat ini di UBL (Universitas Bandar Lampung). Saat ini ia masih tetap berjiwa relawan, ia masih melanjtukan aktifitas melatih Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja di SMP Islam Al-Kautsar. Ia melatih PMR SMP Al-Kautsar sejak tahun 2017 sampai sekarang.
Dia pun berhasil sukses menjadi mahasiswa yang penuh prestasi, seperti menjadi ketua kelas di prodi Ilmu Komputer, dan juga bisa menjadi Wakil Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika periode 2017-2018. Yang saat ini berjulukan HMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika). Namun dipertengahan masa jabatan tersebut ia naik menjadi Ketua Umum karena Ketua Umum sebelumnya sudah tidak melanjtukan kuliah. Dan Nur Rahman resmi menjadi Ketua Umum serta mengangkat rekannya Ahmad Muhajir menjadi Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika. Selesai jabatan pada tahun 2018 ia masih ikut andil dalam acara Himpunan sampai saat ini. Sebagai Domisioner ia sangat bijak dan loyal dalam mengayomi adik-adiknya.
Ia pun sebagai anggota kehormatan dalam anggota TSR PMI (Tenaga Sukarela Palang Merah Indonesia) UIN Raden Intan Lampung dan juga Anggota Kehormatan DPP IKRAR (Dewan Pengurus Pusat Ikatan Relawan Alumni Raden Intan).
Dengan sifat dan karakter yang berbeda dari yang lain dalam hal prinsip dan konsistensinya sangat banyak dibutuhkan tenaga maupun pikiran di masyarakat. Ia sangat tegas, dingin, disiplin, optimis, cerdas dan intelektual bisa membawanya pada lingkungan yang lebih baik. Ia pun memiliki jiwa usaha atau berdagang.
Dion Alfarizi
Merupakan pemuda yang memiliki potensi gemilang. Meski terbilang masih muda ia sangat berbakat dan terkadang tidak terlalu ia tonjolkan. Mahasiswa Prodi Administrasi Bisnis di UBL (Universitas Bandar Lampung). Ia kuliah di UBL pada tahun 2017 dengan jalur Beasiswa Bidik Misi.

Bakat terpendam sesuai minat.
Pemuda yang mandiri dan berani. Dion Alfarizi anak bungsu yang bisa dikatakan masih sangat manja dan butuh kasih sayang dari orang tua dan kakaknya. Namun dengan tekat dan kegigihannya ia bisa melakukan apa yang ia butuhkan. Ia lahir pada tanggal 16 Juni 1999. Ia anak bungsu dari 2 bersaudara. Alamat asal dari Simpang, Oku Selatan, Saat ini tinggal di Jl. Dempo 3, No. 50, Kel. Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Dion berasal dari Oku (Ogan Komering Ulu) Selatan, waktu kecil ia sempat tinggal dijakarta, sampai ia duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat ia melanjutkan ke tingkat selanjut ia pindah ke Kabupaten Oku Selatan, Sumatera Selatan dan sekolah di SMA N 1 Simpang. Dion sangat aktif, ia mengikuti salah satu ekskul disekolahnya yaitu Ekskul Pramuka.
Pemangku Adat atau Steering Commite adalah jabatan terakhir ia mengikuti Pramuka di bangku SMA, setelah ia melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi di kampus UBL dion berhasil mendirikan Pramuka di UBL pada tahun 2017 bersama rekan-rekan kuliahnya. Sebagai pendiri tidaklah perkara mudah dan santai, justru beban lebih besar akan tanggung jawab serta monitoring terhadap organisasi tersebut. Dion pun berhasil menjadi orang penting di Pramuka UBL, ia menjadi salah satu pengurus Pramuka UBL dan menjabat sebagai Bendahara Umum.
Saat ini dion masih tetap bekerja atau magang di Puskom (Pusat Komunakasi) Universitas Bandar Lampung bagian LCD Proyektor. Perjuangan, usaha dan kemandirian yang luar biasa. Tidak sedikitpun membebani atai merepotkan orangtua, karakter yang baik dan tidak menyusahkan orang lain, suka membatu teman dan bisa saling berkontribusi.
Pandai mengelola keuangan dan waktu. Meskipun terkadang memperlihatkan beban atau kegelisahan pada dirinya, namun ia tetap sabar dan tegar menghadapinya.
Ia sangat mandiri dan fokus pada tujuan, tidak mau terkekang kecuali kemauan sendiri atau merepotkan orang lain. Ia tidak mau tinggal dirumah bibinya di sukarame, Bandar Lampung. Lebih memilih untuk Kos.
Uang saku, makan sehari-hari dan kebutuhan lainnya merupakan hasil keringatnya sendiri. Tidak meminta orang tua. Sukses untuk kita.

Cerita kami diatas suatu kekompakan dan kebanggan tersendiri.
- Saya pribadi masih menjabat sebagai Wakil Sekretari Umum III dalam suatu lembaga Dewan Pengurus Pusat Ikatan Relawan Alumni Raden Intan (DPP IKRAR) Provinsi Lampung periode 2018-2021.
- Nur Rahman Pernah menjadi Wakil Ketua Umum HMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika) sampai naik jabatan menjadi Ketua Umum HMIF periode 2017-2018 Universitas Bandar Lampung.
- Dion Alfarizi pernah menjadi Steering Committee di Ekskul Pramuka SMA N 1 Simpang, Oku Selatan dan pernah menjabat sebagai Bendaha Umum dalam UKM Pramuka periode 2017-2018
Kompak dan solid selalu kami jaga, damai dan tentram selalu kami ciptakan, saling mencintai dan menyayangi selalu kami tanamkan, support dan peduli selalu kami terapkan, berbagi dan bersama selalu kami rindukan. jujur, terbuka dan saling membantu selalu kami upayakan. Kerjasama dan memotivasi selalu kami uraikan. Semangat..!!! Sukses kita yang menentukan
Kami bertiga memiliki pasangan atau pacar masing-masing. Semoga saling berjodoh sampai akhir hayat dengan pasangan masing-masing. Dion lebih dulu memiliki pacar yang bernama Dila, Setelah itu Nur memiliki pacar juga yang bernama Octaliana, dan selanjutnya saya (Ahmad) memiliki pujaan jati yang bernama Monica. Kami berpacaran tidak sembarang, tapi menuju dalam hubungan serius.
Mainan kami adalah PES (Bola), Mobile Legend, Futsal, PUBG. Itu contoh lelaki setia karena kami gak pernah mainin wanita.
Meskipun segudang pengalaman telah kami rasakan dan kami alami, tapi masih banyak milyaran ilmu diluar sana yang harus kami pelajari dan kami gapai.
Satu atap di kosan dan perantauan kami pernah mengemban amanah dan menjadi orang penting pada tahap pembelajaran. Semoga kelak bisa lebih baik dan bisa menjadi pemimpin untuk masyarakat di lingkungan maupun negara. Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamain.
(Ahmad Sugiarto, Nur Rahman, Dion Alfarizi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar